IKEA memiliki 445 toko di 62 negara, sebuah merek yang dicintai oleh jutaan orang. Tetapi tahukah Anda bahwa beberapa produk terlaris mereka benar-benar rusak dalam waktu satu tahun, menjadi masalah...
IKEA memiliki 445 toko di 62 negara, sebuah merek yang dicintai oleh jutaan orang. Tetapi tahukah Anda bahwa beberapa produk terlaris mereka benar-benar rusak dalam waktu satu tahun, menjadi masalah alih-alih solusi yang praktis? Ambil contoh meja LACK. Dengan harga 1.299 rubel, Anda mendapatkan papan partikel berongga yang melengkung hanya dengan sedikit kelembapan, dan kakinya menjadi longgar setelah hanya beberapa bulan. Lemari laci MALM mengalami nasib serupa: papan partikelnya sering retak di sudut-sudutnya, terutama jika laci-laci tersebut sering digunakan. Rak buku BILLY, yang dirilis pada tahun 1979, ideal untuk buku, tetapi rak-raknya yang terbuat dari papan serat tipis mudah melengkung di bawah beban tanpa penyangga tambahan. Dan kursi ADDE yang ramah anggaran dengan dudukan plastik sering retak di bagian sambungannya setelah hanya enam bulan penggunaan. Alasannya terletak pada penggunaan luas papan partikel dan perangkat keras murah, seperti pada lemari dapur METOD yang ramah anggaran, di mana engselnya lebih cepat aus. Bahkan peralatan makan OFTAST yang populer, meskipun murah, mudah pecah karena benturan kecil, yang membedakannya dari porselen berkualitas lebih tinggi. Bahkan tekstil, seperti selimut VITTFLÖDD, kehilangan bentuk dan berbulu setelah beberapa kali dicuci, dan cepat menjadi tidak rapi. Pada akhirnya, jika Anda mencari daya tahan, sebaiknya hindari tujuh barang IKEA ini. Barang mana yang mengecewakan Anda?
Select how you want to watch this video